Romantic story and Science fiction

17 04 2011

Maleeeemmm blogyyyy….hari ini chimut mo bagi2 cerita ttg dua buku terakhir bulan ini yang dibaca.  Dua buku dengan genre yg berbeda tapi sama2 menarik dengan keunikan masing2.

Buku pertama berjudul Pride and Prejudice merupakan England’s novel dengan romantic story yang masih populer sampai sekarang. Kisah cinta di abad ke-19 tentang seorang gadis dari keluarga biasa dan seorang bangsawan yang terhormat dan kaya raya. Sebenarnya bisa dibilang cerita klasik, Cinderella’s story dengan happy end yang emang jadi impian semua orang. Semua orang tentu saja menyukai cerita yang diakhir menyatakan “and they happily ever after”. Walaupun, bagi sodara-sodara yang hobi baca bukunya musiman mungkin buku ini sedikit membosankan karena ceritax agak datar n terlalu lama wat sampai klimaks plus punya 587 halaman (hehehe jangan2 malah jadi buku pengantar tidur,,,,yang dibaca 1-2 hal udah menguap,,,,ditambah 3-4 hal mata mulai berat,,,diakhiri 5-6 hal dengan hilangnya kesadaran ^_^) tapi tetap bagus n menarik kok. Jadi, buku dengan romantic story sepanjang masa ini akan still jadi favorit sepertinya.

Berikut sinopsisnya:

Selama lebih dari 150 tahun, Pride and Prejudice tetap menjadi salah satu novel Inggris terpopuler.

“Sejak awal, perangaimu, keangkuhanmu, sikap acuh tak acuhmu, jadi landasan kebencianku padamu. Belum sebulan mengenalmu, aku sudah tahu bahwa kau adalah pria yang takkan mungkin kunikahi”

Di mata Elizabeth, Mr. Darcy tidak pernah menjadi sosok yang memesona. Baginya, laki-laki itu angkuh, sombong dan menyebalkan. Elizabeth membenci tatapannya yang meremehkan dan segala hal tentang bangsawan kaya raya itu. Kebencian itu semakin bertambah ketika Elizabeth tahu bahwa Mr. Darcy telah melakukan hal yang menurutnya tidak bisa dimaafkan.

Butuh waktu lama bagi Elizabeth untuk memahami sisi lain Mr. Darcy dan menerima kenyataan akan kebaikannya yang tersembunyi. Dan, ketika akhirnya gadis itu menyadari perasaannya kepada Mr. Darcy telah berkembang menjadi cinta, dia pun jadi ragu, akankah dia bisa menebus prasangkanya yang sangat buruk pada laki-laki itu? Lalu, akankah cintanya yang baru tumbuh itu menjadi sia-sia?

Dalam Pride and Prejudice, Jane Austen menuangkan detail yang memikat mengenai kaum menengah ke atas pada abad ke-19. Karakter-karakternya yang memukau, juga narasinya yang cerdas, menjadikan novel ini sebagai salah satu roman terpopuler sepanjang masa.

“Miss Austen merupakan penulis yang luar biasa. Dia melakukan segalanya dengan hebat. Hingga saat ini, karyanya sama sekali tidak tercela”

—Anthony Trollope

“[Jane Austen] berbakat dalam menggambarkan ciri khas, rasa dan tokoh-tokoh dalam kehidupan sehari-hari, yang menurutku adalah hal paling mengagumkan”

—Sir Walter Scott

Yupz…that’s the first book,,,,sekarang kita bahas buku kedua yang punya judul “I am Number Four”. Pasti bertanya-tanya ya..knp nie judul buku nomer empat bknya nomer satu kaya di iklan-iklan hehehe….buku ini menceritakan tentang seorang pemuda yang tercatat sebagai nomer empat yang bakalan dibunuh…ugh…syereeemmm…Sci-Fi bangetzz…penuh aksi n dg alur yang cepat. Klo buku pertama ada kemungkinan ketiduran karena bosan, buku kedua ini bikin kita ky lari pagi tapi di ikutin ma “doggy” hahaha…asli cepet jadi 500 halaman bener2 g kerasa, buat temen-temen yang punya riwayat penyakit jantung tolong ya,,,klo baca buku ini di ruang ICU ajah, biar g ngerepotin ntar ^_^. Bagi yang bacanx musiman ky musim buah mungkin perlu diulang-ulang supaya dapet inti ceritanya…n uniknya lagee nie si pengarang “Pittacus Lore” menjadikan dirinya sendiri sebagai TOKOH dibalik kejadian2 dalam cerita. Ceritanya seru, tapi klo dibilang sebagai “The next Twilight Saga” saya sebagai Isabella Swan ga terima hahaha….soalnx beda bangeeetzzzz kaleee….tapi masih termasuklah jadi buku yg direcomend ma chimut.

Niy dia sinopsisnya:

“Penuh aksi!”

Publishers Weekly

“The Next Twilight Saga”

Yahoo Movie Talk

Kami hidup tersamar di tengah-tengah kalian, di kota kalian, menjadi tetangga kalian. Menunggu hari saat kami akan saling bertemu untuk bertempur terakhir kalinya. Bila kami menang, kalian akan terselamatkan. Bila kami kalah, semua akan musnah.

Mulanya kami bersembilan.
Tiga mati.
Akulah Nomor Empat.
Berikutnya adalah giliranku.

Sepuluh tahun lalu, planet Lorien dihancurkan oleh kaum Mogadorian. Sembilan anak dan sembilan Penjaga dikirim ke bumi, sebagai harapan terakhir untuk mencegah kepunahan bangsa Loric. Bangsa Loric terbagi menjadi dua jenis, Garde adalah warga yang memiliki Pusaka atau kekuatan, dan Cêpan atau Penjaga yang tidak memiliki kekuatan. Cêpan bertugas menjalankan planet, sementara tugas Garde adalah mempertahankan planet. Suatu mantra dilakukan oleh tetua-tetua Lorien kepada kesembilan anak itu yang menyebabkan mereka hanya bisa dibunuh secara berurutan. Dan setiap anak memiliki tanda pada tubuhnya sehingga mereka akan tahu ketika salah satu dari mereka terbunuh.

Saat merasakan goresan ketiga di pergelangan kaki kanannya, Nomor Empat dan Cêpannya, Henri, lari ke Paradise, Ohio. Selama ini mereka selalu berpindah-pindah tempat, tujuan mereka selalu kota kecil, dan setiap kali mereka pindah, Nomor Empat selalu punya identitas baru dan sekolah baru. Saat ini ia bernama John Smith.

Hari pertama di sekolah barunya, John terlibat masalah dengan Mark James, si bintang football sekolah. Dan di hari yang sama, Pusaka pertama John muncul. Cahaya keluar dari kedua telapak tangannya. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Garde memiliki Pusaka atau kekuatan– yang banyak macamnya mulai dari kemampuan untuk menjadi tidak terlihat, membaca pikiran, terbang, sampai kemampuan untuk mengendalikan cuaca. Setiap Garde punya banyak Pusaka sekunder dan satu Pusaka utama, yang paling kuat, yang akan digunakan untuk bertempur melawan musuh.

Di Paradise juga, John akhirnya merasakan seperti apa punya sahabat sejati yang memahaminya. Ia bertemu dengan Sam Goode, anak lelaki ceking yang terobsesi dengan alien. Dan John juga jatuh cinta, dengan Sarah Hart, cewek cantik mantan cheerleader dan sekarang menjadi fotografer sekolah, sekaligus mantan pacar Mark James. Diam-diam ia tidak ingin meninggalkan Ohio. Ia sudah lelah berpindah-pindah tempat terus menerus.

Sementara itu, ternyata pengintai-pengintai Mogadorian sudah sangat dekat dengan mereka! John punya dua pilihan– lari ke kota selanjutnya bersama Henri, atau tinggal dan melawan– karena Pusakanya telah muncul dan berkembang– ia bertambah kuat setiap hari!

Berhasilkah John mengalahkan kaum Mogadorian? Ataukah John harus meninggalkan sarah dan hidup diburu selamanya?

Pittacus Lore adalah tetua penguasa Planet Lorien. selama 12 tahun terakhir dia tinggal di Bumi, mempersiapkan pertempuran yang akan menentukan nasib Bumi. keberadaannya hingga kini belum diketahui.

Yak…itu dia dua buku yang chimut recomend bulan ini bagi penyuka romantic story Pride and Prejudice boleh jadi pilihan, btw nie buku dah di film-in tapi sampai skrg chimut lum nemu. Jadi wat sodara2 yang tau info dimana bisa mendapatkan ntu film dikabar-kabarin ya….Buat para Sci-Fi Freek boleh langsung ke toko buku dech wat beli buku I am Number Four n sekedar info bulan Maret kemaren dah rilis filmx juga, tapi di Indonesia lum msk kynx yah???!!! pgn bgt tau seseru apa huaaa….

Nah Blogy udah dulu kynx kita bahas soal buku ya….tunggu recomend apa wat bulan depan,,,,sebenarnya dah banyak yang mo dibaca tapi lum kebeli karena kendala dana hahaha,,,,jadi klo ada donatur yang berbaik hati boleh juga tuch…\(^_^)/……C U


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: